Berbicara soal heavy duty truck, seperti dump truck, tractor head, atau truk tambang, yang terbayang pasti kekuatan mesinnya. Tapi, banyak orang belum sadar bahwa ada satu hal kecil yang justru memengaruhi performa besar kendaraan ini, yaitu oli truk.
Faktanya, oli pada truk bukan sekadar pelumas. Cairan ini berperan penting dalam menjaga mesin tetap sehat, awet, dan siap bekerja di medan berat. Tanpa oli yang tepat, mesin bisa cepat panas, aus, dan akhirnya rusak.
Sayangnya, masih banyak pengemudi dan pemilik armada yang menganggap semua oli sama. Padahal, truk punya kebutuhan khusus yang berbeda dari mobil atau motor biasa.
Mengenal Jenis-Jenis Oli Truk" src="https://mc-group.id/uploads/filemanager/Mengenal%20Jenis-Jenis%20Oli%20Truk.jpg" style="width:80%" />
Agar tidak salah kaprah, berikut ini adalah penjelasan mengenai jenis oli truk:
Baca Juga: Tips Perawatan Ringan untuk Dump Truck, Wajib Dilakukan!
Ini adalah "jantung" dari perawatan truk. Oli mesin melindungi komponen agar mudah rusak, sekaligus membantu menurunkan panas saat mesin bekerja keras. Mesin truk biasanya lebih besar, jadi olinya pun harus lebih kuat menahan tekanan dan suhu tinggi.
Fungsinya untuk membuat perpindahan gigi lebih halus dan mencegah gesekan berlebih di dalam sistem transmisi. Pada truk besar, oli transmisi punya formula khusus dengan aditif yang lebih kuat dibanding oli mobil pribadi.
Jenis oli ini menjaga gigi-gigi di gardan tetap bekerja mulus saat menyalurkan tenaga dari mesin ke roda. Artinya, tanpa oli gardan yang tepat, gigi pada truk bisa cepat rusak apalagi jika sering digunakan untuk menanjak sambil membawa beban berat.
Jenis oli ini hanya digunakan pada truk yang dilengkapi dengan sistem hidrolik, seperti dump truck. Oli hidrolik merupakan cairan utama yang memastikan bak bisa naik turun dengan lancar.
Jangan lupa, ada juga oli rem. Meski sering terlupakan, oli rem sangat penting karena menyangkut keselamatan. Oli rem yang bagus membuat sistem pengereman lebih responsif dan stabil, terutama saat menahan bobot besar di jalan menurun.
Mengenal Jenis-Jenis Oli Truk" src="https://mc-group.id/uploads/filemanager/Kebutuhan%20Oli%20Truk.jpg" style="width:80%" />
Berapa oli yang dibutuhkan truk? Jawabannya tergantung beberapa hal, yaitu:
Truk ringan biasanya butuh 8-12 liter oli mesin. Truk sedang bisa sampai 15-20 liter. Sedangkan heavy duty truck, seperti tractor head atau dump truck tambang butuh sekitar 30-40 liter sekali ganti oli.
Semakin besar mesin, semakin banyak pula jumlah oli yang dibutuhkan. Mesin turbo diesel biasanya butuh volume lebih besar untuk menjaga suhu tetap stabil.
Setiap merek truk punya rekomendasi liter oli masing-masing. Jadi, Anda perlu mengikuti buku panduan pabrikan agar jumlahnya benar-benar sesuai standar. Jangan asal kira-kira sendiri, ya!
Pada umumnya, oli mesin truk diganti setiap 10.000–20.000 km, tergantung jenis oli yang digunakan.
Mengenal Jenis-Jenis Oli Truk" src="https://mc-group.id/uploads/filemanager/Interval%20Ganti%20Oli.jpg" style="width:80%" />
Oli truk memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga performa mesin, termasuk pada truk berat. Dengan mengenali jenis oli truk, berapa liter kebutuhannya, serta rutin menggantinya sesuai anjuran di buku panduan, kendaraan berat kesayangan Anda akan senantiasa berfungsi optimal, tetap tangguh, dan tahan lama.
Jadi, jangan sampai salah pilih oli atau mengisinya tanpa memperhatikan rekomendasi yang tertera di buku panduan, ya!
***
Sedang mencari truk heavy duty yang tangguh dan hemat perawatan? Mobilindo Cemerlang Group (MC Group) punya pilihan tepat untuk Anda!
MC Group adalah dealer dan distributor resmi Heavy Duty Truck Shacman, yang terkenal awet, andal, dan tangguh bahkan di medan berat sekalipun. MC Group juga menyediakan jasa inspeksi hingga penjualan spare part asli.
Klik Hubungi Kami dan dapatkan kebutuhan truk berat Anda, hanya di MC Group!