Memilih ukuran ban yang tepat bisa menjadi usaha yang tidak mudah. Jika tidak sesuai, truk mungkin terlihat kurang bertenaga dan mudah mengalami masalah gesekan.
Anda perlu memahami ukuran ban, model, dan memastikan bahwa kombinasi velg dan ban yang digunakan memiliki ukuran yang pas.

Ukuran ban terdiri dari dua kategori dasar, yaitu imperial (flotasi) dan P-metrik. Setiap kategori menggunakan tiga digit untuk menentukan ukuran ban.
Dalam pengukuran lebih umum yakni metrik. Contohnya P245/75R16 91S.
Ban metrik diukur dengan kombinasi unit metrik dan imperial, khususnya milimeter dan inci. Nilai numerik pertama, yakni 245, berhubungan dengan lebar ban dalam milimeter.
Nilai numerik kedua mewakili rasio aspek atau profil ban yang ditulis sebagai persentase profil ban dibagi dengan ukuran lebarnya. Nilai 75 menunjukkan profil ban adalah 75% dari total lebar ban. Nilai numerik ketiga yakni 16 mengacu pada ukuran roda dalam inci, tempat ban harus dipasang.
Nilai numerik terakhir yakni 91 mengacu pada indeks beban ban atau berat yang dapat ditanggung ban. Nilai ini berkisar dari 1 sampai 150, dan tiap digitnya memiliki nilai yang sesuai, dalam ukuran pound, dari 99 sampai 7385 lbs.
Nilai non-numerik dalam contoh ini adalah R atau radial. Pada ban nilai non-numerik terdiri dari P (penumpang) dan LT (truk ringan), serta konstruksi ban, meliputi R (radial), D (diagonal), atau B (bias ply).
Ukuran ban ini disebut juga flotasi, sebagai contoh berikut: 33X12.50R17LT 120Q.
Ukuran ban imperial digunakan pada truk atau SUV. Ukuran ini menggunakan tiga nilai numerik utama yang berfungsi menentukan tinggi, lebar, dan diameter roda yang ditampilkan dalam inci.
Digit numerik pertama yakni 33 berarti tinggi ban dalam inci. Nilai numerik kedua yakni 12,50 menggambarkan lebar ban dalam inci. Nilai numerik ketiga yakni 17 ukuran roda, dalam inci, tempat ban harus dipasang.
Mirip dengan ukuran P-metrik, ada berbagai nilai lain dalam penentuan ban imperial. Digit numerik terakhir yaitu 120 dan non-numerik yakni Q mengacu pada indeks beban dan peringkat kecepatan ban.

Ban truk memiliki kegunaan yang berbeda, tergantung pada area truk digunakan. Ban ditentukan oleh poros tempat ban tersebut berada. Berikut rinciannya :
- Poros ban di kemudi berada di depan untuk mengatur kemudi. Pergerakan ban ini tidak berkaitan dengan mesin untuk memastikan kontrol kemudi yang efektif.
- Ban penggerak berada di tengah atau dekat mesin truk. Ban ini mengatur output mesin, maju atau mundur. Ban ini memang tidak bisa digunakan untuk berbelok seperti ban kemudi depan, namun untuk berputar maju atau mundur. Dipasang dekat mesin agar poros penggerak memiliki daya yang efisien dari mesin.
- Selanjutnya adalah poros ban trailor yang dipasang di bagian belakang dan mengatur kendali trailer. Ban ini berfungsi untuk menjaga trailer tetap tegak dan berputar maju dan mundur, dan tidak terhubung ke mesin.

Jenis ukuran ban, diperhitungkan dari dimensi ban, lebar, rasio dan ukuran diameternya. Berikut beberapa jenis ban pada truk :
Umumnya untuk truk jenis ringan, dengan angka 215 adalah lebar dalam ukuran milimeter, 75 merupakan aspek rasio.
Ukuran ini untuk truk ukuran sedang, memiliki lebar di angka 295 dalam milimeter dan angka 80 adalah rasio ukuran ban.
Untuk truk jenis berat atau besar dengan ukuran lebar ban 11 inci dan non numerik ban adalah radial.
Truk ukuran ini diperuntukkan bagi truk dengan lebar besar dan butuh ban yang juga lebih lebar dari ukuran ban pada umumnya.
***
Butuh truk dan spare part terbaik untuk industri pertambangan?
MC Group selaku distributor resmi heavy duty trucks Shacman F3000 dan X3000 siap membantu dengan berbagai produk suku cadang berkualitas tinggi.
Hubungi kami segera!