Dalam dunia transportasi, truk digunakan untuk berbagai fungsi. Tak hanya distribusi barang dari satu lokasi ke lokasi lain, namun juga memudahkan pemindahan barang atau muatan besar di lokasi konstruksi atau pertambangan.
Demi menunjang kinerja truk yang andal, dan bertenaga, dibutuhkan teknologi mesin diesel. Tapi, mengapa mesin diesel begitu dominan di sektor kendaraan berat seperti truk?
Mari kita bahas selengkapnya.

Alasan utama adalah kemampuannya menghasilkan torsi besar pada putaran mesin yang rendah. Torsi berfungsi untuk membuat kendaraan bergerak dari kondisi diam atau menanjak dengan beban berat.
Penggunaan mesin diesel menghasilkan torsi tinggi walau saat RPM rendah, sekitar di bawah 2.000 RPM. Jadi cocok digunakan untuk kendaraan berat seperti truk, terutama saat berada di kondisi jalan menanjak atau saat mengangkut beban berat dalam jarak jauh.
Mesin diesel juga memiliki efisiensi termal yang lebih tinggi daripada mesin bensin. Diesel dapat mengubah energi bahan bakar jadi tenaga gerak lebih cepat. Truk sendiri mengonsumsi bahan bakar lebih banyak, sehingga efisiensi ini sangat penting untuk mengontrol biaya operasional.
Truk-truk bermesin diesel juga dirancang untuk menghadapi tekanan pembakaran lebih tinggi dari jenis mesin lainnya. Komponen seperti blok mesin, piston, dan injeksinya bermaterial kuat dan tahan lama, sehingga penggunaannya memiliki umur pakai lebih panjang.

Sistem transmisi besar pada truk mampu dihasilkan dengan mesin diesel yang dirancang untuk menahan beban tinggi dan truk tetap beroperasi efisien. Selain itu, penggunaan mesin diesel memungkinkan adanya engine brake yang mampu menangani truk saat sedang jalan menurun dengan muatan berat.
Untuk menjaga lingkungan, saat ini banyak kendaraan menggunakan energi terbarukan, mesin diesel punya keunggulan ini dengan menggunakan campuran biodiesel. Penggunaannya membuat emisi karbon dari kendaraan dapat dikurangi.

- Common Rail Direct Injection merupakan sistem injeksi yang memudahkan kontrol lebih akurat pada penyemprotan bahan bakar dengan tekanan bahan bakar yang tinggi. Penggunaan teknologi common rail ini akan meningkatkan efisiensi pemakaian bahan bakar pada truk.
- Turbocharger Variabel Geometri menjadi teknologi yang dapat meningkatkan tekanan udara dalam ruang bakar sesuai kecepatan mesin dan kebutuhan daya.
- DFP (Diesel Particulate Filter) bertugas sebagai penyaring partikel diesel untuk menangani asap hitam yang disebut polutan dari kendaraan bermesin diesel.
- Diesel Emission Control Systems merupakan sistem pengaturan emisi diesel yang terdiri dari sistem pemulihan gas buang (Exhaust Gas Recirculation) berfungsi untuk mengalirkan bagian gas buang ke ruang bakar agar menjaga kesesuaian suhu pembakaran.
Sementara sistem pengolahan gas buang (Selective Catalytic Reduction) dengan larutan urea disemprotkan dalam aliran gas buang agar NOx diubah menjadi nitrogen dan air.
Teknologi mesin diesel jadi pilihan untuk truk dengan berbagai keunggulan yang mendukung kinerjanya di medan berat. Perkembangan teknologi saat ini, mesin diesel kini makin ramah lingkungan, efisien, dan canggih. Oleh karena itu, peran mesin diesel dalam dunia truk diperkirakan masih akan bertahan dalam waktu lama.
***
PT Mobilindo Cemerlang Group atau MC Group merupakan authorized dealer brand truck Shacman dan sudah meluncurkan berbagai jenis line up dari jenis Chassis, Dump Truck, Tractor Head serta Oil Tanker, yang terbaru adalah Shacman X3000 Palm Oil Tanker yang difungsikan untuk mendukung kegiatan industri CPO di tanah air.
Hubungi kami untuk info selengkapnya!