Walau dengan fungsi yang sama, on highway dan off highway dump trucks ternyata memiliki tujuan yang berbeda.
Banyak pemilik yang masih salah dalam penggunaan On-highway dan off-highway. Jenis dua truk ini digunakan bergantung pada ukuran proyek dan jenis material yang akan diangkut.
Mari kita bahas seperti apa On-highway vs off-highway dan jenis-jenisnya!

Jenis dump truck standar umumnya digunakan di area pembangunan. Truk ini terdiri dari bak yang dapat digerakkan dengan tekanan ke atas yang berada di bagian bawah depan bodi. Truk juga bermanuver yang fleksibel dengan hidraulik.
Jenis lainnya adalah Super Dump. Truk ini memiliki empat hingga tujuh jungkit yang dapat membawa beban mulai dari 19 hingga 26 ton, serta dengan kapasitas menahan beban hingga 13.000 pon. Truk Super Dump dapat menangani beban yang hampir sama dengan trailer dan bergerak sambil mempertahankan portabilitas dan waktu cepat saat akan berputar balik truk dump.
Truk jenis ini memiliki kapasitas muatan dan menarik trailer berbeda sekaligus atau tanpa dicampur, dengan kompartemen muatan yang dapat dipindahkan dengan mudah dilepas. Penting untuk diingat bahwa bobot gabungan kotor truk (muatan truk selain muatan trailer) lebih dari muatan truk itu sendiri.
Trailer dapat dilepas, tetapi harus dihubungkan ke kendaraan tempat pembuangan.
Truk ini mirip truk pengangkut untuk membawa material terpisah, namun dapat membuang material atau menurunkannya sendiri. Kontrol digunakan untuk mengangkat tempat pembuangan pada anak truk.

Truk ini biasanya digunakan untuk kondisi pengangkutan di musim dingin untuk membawa material seperti garam dan kerikil.
Truk ini memiliki bentuk seperti truk trailer dump dan memiliki trailer dua poros yang dapat dilepas saat muatan lebih banyak.

Truk jenis pertama dari off highway ini memiliki gerakan yang lebih cepat dengan memutar pada sambungan verbalisasi. Kerangka rak dan pinion sebagai penggerak truk bergerak tidak fleksibel sehingga badan truk memutar secara keseluruhan dan bersamaan saat ban depan dan belakang bergerak.
Rigid frame biasanya digunakan untuk kegiatan pertambangan, khususnya untuk pengangkutan material dengan beban yang sangat besar dan berkecepatan tinggi. Truk pengangkut ini dapat membawa beban sebanyak 400 ton. Selain itu, truk ini mampu memperluas hasil penggalian atau tambang.

Untuk truk on highway dirancang untuk jalan biasa dan jalan tol, biasanya membawa muatan yang lebih kecil dan penggunaannya untuk proyek konstruksi jalan biasa. Untuk desain truknya, lebih simpel karena dirancang untuk permukaan jalan yang lebih halus.
Sementara, untuk pengangkutan material berat dan besar perlu penggunaan off highway truk. Truk ini berbeda dari model biasa karena memiliki poros antara kabin dan bak truk yang menampung muatan. Karena truk ini dapat memuat sampah seberat 60 ton, truk ini sering digunakan dalam proyek pertambangan dan pengangkutan berat.
Dalam pengangkutan dan pembuangan material, truk ini bertekanan tinggi dalam membalikkan bak hingga terkadang disebut sebagai truk jungkit. Truk ini juga memiliki fleksibilitas tinggi pada area medan yang kasar, jadi sangat ideal untuk memindahkan beban berat melintasi lanskap yang keras, seperti pertambangan.
Butuh truk dan spare part terbaik untuk industri pertambangan?
MC Group selaku distributor resmi heavy duty trucks Shacman siap membantu dengan produk-produk berkualitas tinggi.
Hubungi kami segera!