Oli truk menjadi pendukung penting dalam sistem kerja mesin kendaraan berat. Fungsi utama oli tentu untuk memberikan pelumasan pada komponen mesin agar tidak terjadi gesekan berlebih, melindungi mesin dari suhu tinggi hingga menjaga dari korosi.
Untuk Anda yang menggunakan armada truk pada pekerjaan sehari-hari, memahami cara memilih oli yang tepat hingga merawatnya adalah langkah penting.
Seperti apa lengkapnya?

Oli mesin merupakan jenis oli utama yang bertugas memberikan pelumasan pada komponen internal kendaraan berat ini. Selain itu juga menjaga kondisinya agar tidak mudah aus. Namun, lakukan penggantian oli dengan teratur dan sesuai jadwal.
Jenis oli yang satu ini melumasi komponen dalam gardan. Oli gardan lebih kental karena bertugas menahan tekanan tinggi dari kinerja roda gigi.
Oli transmisi mendukung kinerja perpindahan gigi dan menjaga suhu pada transmisi. Umumnya, oli ini digunakan untuk dua jenis sistem transmisi yakni manual dan otomatis.
Digunakan pada truk yang memiliki sistem hidrolik, misalnya dump truck. Fungsinya sama dengan jenis oli lainnya, yakni menggerakkan komponen hidrolik dan menjaga tekanan agar tidak mudah aus dan rusak.

- Yang pertama yang bisa Anda lakukan adalah memeriksa spesifikasi truk agar menyesuaikan dengan jenis dan spesifikasi oli yang sesuai dengan mesin.
- Selanjutnya, pilih jenis truk, apakah model pick up, truk medium atau berukuran besar seperti truk trailer. Beda truk, beda juga nilai viskositas oli yang mereka butuhkan.
- Perhatikan SAE Grade. Society of Automotive Engineers grade menunjukkan tingkat kekentalan oli, misalnya SAE 15W (angka performa oli bekerja di suhu dingin) - 40 (Angka kinerja oli pada suhu panas). Oli yang mengental dengan tepat akan membantu proses mesin bekerja optimal dalam suhu tertentu.
- Gunakan oli sesuai jenis mesin, agar hasilnya lebih maksimal. Ada beberapa jenis oli yang umum digunakan, seperti oli mineral untuk penggunaan truk ringan, oli semi-sintetik, atau sintetik untuk penggunaan truk besar dan berat.
- Sertifikasi API atau American Petroleum Institute merilis klasifikasi seperti API CI-4, CJ-4, atau CK-4 yang menjadi standar kualitas dan teknologi oli.
- Pertimbangkan juga faktor lingkungan pada penggunaan oli. Jenis sintesis berbahan lebih ramah lingkungan dan memiliki sifat aditif yang aman digunakan pada mesin truk.
- Sesuaikan harga dan merek terbaik karena berkaitan dengan pengeluaran dan perbandingan kualitas oli yang menentukan kinerja mesin truk nantinya.
Tak hanya soal mengganti oli secara rutin, namun memastikan kondisi oli tetap aman digunakan. Ini beberapa tips perawatan yang bisa dilakukan :
- Gunakan filter oli yang berkualitas agar mampu menyaring kotoran yang bisa memperburuk kondisi oli. Selain itu, lakukan penggantian pada oli dan filter secara rutin.
- Periksa volume oli selama penggunaan. Jika volume berkurang dapat mengakibatkan overheat dan gesekan antar komponen.
- Perhatikan tanda oli yang sudah tidak layak pakai, seperti suara mesin kasar, asap knalpot hitam, lampu indikator oli menyala, atau adanya perubahan warna serta kekentalan.
- Penyimpanan oli juga harus dilakukan dengan benar, seperti di tempat sejuk, tertutup rapat, dan tidak terkena sinar matahari langsung agar oli tidak terkontaminasi.
Oli truk menentukan performa dan daya tahan mesin. Memilih oli yang sesuai serta melakukan perawatan yang konsisten akan membuat truk lebih optimal. Dengan perawatan oli yang tepat, risiko kerusakan mesin bisa diminimalisir, dan biaya perawatan bisa dihemat.
***
MC Group selaku distributor resmi heavy duty trucks Shacman siap membantu dengan produk-produk berkualitas tinggi.
Hubungi kami segera!