Ban dirancang dan dibuat untuk memberikan layanan yang sangat baik selama digunakan, dan tentunya harus dirawat dengan benar. Pengisian angin pada ban adalah salah satu perawatan ban.
Menjaga tekanan angin ban dengan tepat memang direkomendasikan oleh setiap produsen kendaraan. Pengguna harus memeriksa tekanan angin ban secara berkala, minimal sebulan sekali dan sebelum melakukan perjalanan jauh.
Untuk pengisian angin pada ban, umumnya dipilih antara nitrogen atau udara biasa. Jenis nitrogen sendiri sudah menjadi pilihan dalam beberapa tahun belakangan ini, dan banyak dibandingkan dengan ban berisi angin biasa.
Nitrogen ditawarkan sebagai alternatif udara untuk mengisi angin ban. Namun, apakah itu tepat? Mari kita bahas perbedaan keduanya.
Kelebihan-dan-Kekurangan-Nitrogen.jpg" style="width:80%" />
- Mampu meningkatkan stabilitas tekanan pada ban karena memiliki molekul nitrogen lebih besar dan kurang permeabel daripada jenis angin biasa. Tekanan ban dengan nitrogen lebih tahan lama, sehingga efisiensi bahan bakar kendaraan lebih awet.
- Oksidasi dan korosi lebih berkurang karena oksigen mendorong dua zat ini dari dari dalam ke luar.
- lebih tahan panas karena memiliki sifat pembuangan panas yang lebih baik daripada angin biasa. Zat nitrogen lebih dingin sehingga mengurangi kendala ban rusak atau aus.
- Ban yang diisi nitrogen lebih kecil bocor atau rusak, sehingga memastikan pengalaman berkendara lebih aman, khususnya pada kecepatan tinggi atau beroperasi dalam kondisi cuaca ekstrem.
- Kekurangan penggunaan nitrogen pada ban adalah soal biaya yang lebih mahal daripada angin biasa.
- Ketersediaan pengisian nitrogen tidak selalu ada, khususnya di lokasi terpencil.
Kelebihan-dan-Kekurangan-Angin-Biasa.jpg" style="width:80%" />
- Mudah didapatkan karena pengisiannya lebih banyak tersedia, termasuk di daerah terpencil.
- Harga lebih terjangkau dibandingkan dengan jenis nitrogen.
- Lebih banyak mengandung uap air dan jenis gas lainnya sehingga ban rentan karat atau terkena korosi.
- Tekanan ban bisa lebih mudah turun karena angin biasa lebih mudah keluar dari pori-pori ban.
- Suhu ban lebih cepat dengan angin biasa, jadi lebih rentan ban bocor bahkan meledak.

Pengisian angin jenis biasa lebih banyak tersedia di pom bensin sehingga harga lebih terjangkau. Namun, nitrogen terbatas dan lebih mahal. Jika anggaran Anda terbatas, penggunaan angin biasa bisa jadi pilihan terbaik.
Faktor selanjutnya adalah kenyamanan karena pengisian ban dengan angin biasa mudah diakses, sehingga mudah untuk mengisi ulang ban dengan cepat. Nitrogen tidak tersedia dengan mudah, sehingga sulit diperoleh apalagi jika sedang dalam perjalanan jauh.
Ban yang diisi nitrogen menawarkan performa dan keawetan yang unggul. Banyak manfaat dengan pengisian menggunakan nitrogen, seperti tekanan ban yang stabil, peningkatan keselamatan, dan masa pakai ban yang lebih lama.
Butuh truk dan spare part terbaik untuk industri pertambangan?
MC Group selaku distributor resmi heavy duty trucks Shacman F3000 dan X3000 siap membantu dengan berbagai produk suku cadang berkualitas tinggi.
Hubungi Kami segera!