Perubahan musim dan cuaca ekstrem, seperti hujan deras, banjir, atau suhu rendah, memang menjadi tantangan tersendiri bagi pengguna truk atau jenis alat besar lainnya.
Kondisi suhu dan kelembaban dapat mempengaruhi performa dan daya tahan truk. Selain itu, kondisi jalan licin dapat menimbulkan risiko kecelakaan bagi pengemudi.
Baca Juga: Awas Musim Hujan! Ini Cara Mengemudi Truk yang Aman
Untuk pemilik hingga pengguna truk, sangat perlu melakukan maintenance dengan langkah-langkah perawatan khusus agar truk tetap dalam kondisi baik dan aman dioperasikan.
Berikut beberapa cara merawat truk di musim hujan.

Truk punya beragam jenis, seperti truk molen, truk pengangkut barang, truk tambang dan jenis lainnya, yang digunakan untuk pekerjaan berat di berbagai medan dan cuaca.
Walau begitu, penggunaan alat berat pada cuaca ekstrim, seperti musim hujan, lama-kelamaan akan menyebabkan kerusakan yang tidak terduga. Body truk dan mesin dari logam dan besi jika sering terkena air, dapat mengalami oksidasi dan korosi.

Musim hujan dapat meningkatkan risiko terjadinya korsleting pada sistem kelistrikan, karena air dapat masuk ke dalamnya. Cek kondisi kabel, bagian aki, dan sistem pengapian. Pastikan tidak ada kabel yang terkelupas dan komponen yang korosi.
Anda bisa menggunakan pelindung kabel dan selalu bersihkan bagian komponen dan terminal aki dengan sikat kawat dan pelumas anti-karat.
Jalanan licin karena hujan butuh ban yang menghasilkan traksi yang tepat. Ban yang sudah tidak layak pakai malah berbahaya dan meningkatkan risiko tergelincir. Pastikan ban dalam kondisi aman dan tekanan angin sesuai standar.
Cek tekanan angin pada ban sebelum digunakan dan jika ban sudah aus, segera ganti dengan ban baru yang punya daya cengkram lebih baik. Ini cara memilih ban truk terbaik.
Sistem pengereman begitu krusial apalagi saat truk digunakan saat musim hujan. Jalanan yang basah dapat menghambat proses pengereman. Pastikan rem tidak licin atau tidak berfungsi dengan baik.
Untuk pemeriksaan, jika kampas rem sudah mulai tipis, segera ganti dan jangan lupa periksa cairan rem dan pastikan tidak ada campuran air di dalamnya. Bersihkan juga cakram agar tidak rusak dan korosi.

Air hujan dapat merusak mesin pada truk. Pasalnya, air berpotensi masuk ke dalam saluran udara atau ruang bakar yang jika dibiarkan akan merusak mesin dan truk tidak dapat dioperasikan.
Anda bisa memberikan perlindungan tambahan pada mesin, lalu cek filter udara, dan bersihkan dengan seksama. Hindari ada genangan air karena bisa menimbulkan water hammer.
Untuk keamanan dan kenyamanan supir, jarak pandang harus diperhatikan apalagi di musim hujan. Penggunaan wiper dan lampu sangat diperlukan.
Ganti karet wiper yang sudah keras. Lalu, bersihkan reflektor lampu dari kotoran. Selain itu, gunakan lampu kabut untuk mendukung jarak pandang dalam kondisi hujan deras atau jalanan berkabut.
Air hujan yang mengenai truk jika dibiarkan akan mempercepat proses karat pada bodi truk. Tak hanya itu, lumpur dan debu yang menempel pada badan dan bagian bawah truk akan merusak rangka dan cat kendaraan ini.
Jika truk sudah kotor, Anda dapat mencuci truk dengan air bersih untuk membilas kotoran dan debu yang menempel.
Bersihkan juga area bawah truk. Setelah kering, bisa menambahkan lapisan pelindung cat dari karat.
Suhu rendah selama musim hujan dapat mempengaruhi kondisi sistem pendingin. Penggunaan oli juga harus diperhatikan juga, jangan sampai tercampur air.
Ganti oli jika sudah tercampur dengan air dan pastikan radiator berfungsi dengan baik, termasuk kondisi coolant sesuai spesifikasi truk.
Tak hanya di bagian luar, bagian dalam truk juga harus dibersihkan, karena kelembapan di musim hujan bisa menyebabkan udara pengap dalam truk dan pertumbuhan jamur di dalam kabin. Pastikan jok dan interior kering dan bersih.
Saluran drainase yang tersumbat akan membuat air masuk dalam kabin atau bagian mesin. Selain itu, pastikan tangki bahan bakar tertutup rapat agar air hujan tidak terkontaminasi pada bahan bakar.
Saat berkendara, usahakan menghindari genangan air agar truk tidak mogok karena kerusakan pada komponen, mulai dari rem hingga knalpot. Gunakan gigi rendah untuk menjaga putaran mesin tetap stabil.
Perawatan truk di musim hujan butuh perhatian ekstra. Dengan perawatan tepat dan rutin, truk tetap aman dan punya masa pakai yang lama.
Semoga dengan tips di atas, operasional truk tetap lancar walau dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.
***
Butuh truk dan spare part terbaik untuk industri pertambangan? MC Group selaku distributor resmi heavy duty trucks Shacman siap membantu dengan produk-produk berkualitas tinggi.
Hubungi kami, segera!